Header Ads Widget

KPK

6/recent/ticker-posts

Acara Hallo Kamtibmas Interaktif Bali TV Kapolres Bangli Himbau Masyarakat Untuk Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

 



BANGLI, KPK – Jadwal Polres Bangli untuk melaksanakan interaktif dihadiri langsung oleh Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan.,S.IK., M. I. K sebagai narasumber dan dari akademisi Prof. DR. I.K.Setiabuhi., SH. , MS. Akademisi dari Unud dengan pembawa acara Made Sukadana Karang dan produser Rai Sumatera dengan pendamping dari Bidang Humas Polda Bali  dan PS.Kasi Humas Polres Bangli IPTU I Wayan Sarta Rabu, 27/10/21.


Topik yang di ambil “Situasi Kamtibmas Wilayah Hukum Polres Bangli dan Trobosan Kreatif dalam mewujudkan keamanan di Kabupaten Bangli” Dalam acara tersebut Kapolres menyampaikan situasi kamtibmas wilayah hukum Polres Bangli dari bulan Januari sampai Oktober 2021 secara umum aman dan kondusif.


Selanjutnya Kapolres menyampaikan "kejadian laka di tahun ini menurun kejadian karena aktifitas lalulintas berkurang. Sekarang dengan meningkatnya mobilitas, dan ppkm turun ke level 2 situasi Kamtibmas rawan. Sedikit relaksasi/kelonggaran seperti pelaksanaan upacara agama, namun kita berpedoman pada surat edaran gubernur, sehingga edukasi penting karena masyarakat bereuforia.  Selain itu curanmor ada 6 kasus tapi semua sudah kita ungkap. Untuk kasus bunuh diri ada 20 kasus ditahun 2020, tahun 2021 baru 7 kasus ini menurun kasus nya." Jelasnya. 


Sesis kedua dilanjutkan tanggapan dari akesemisi yang menyampaikan " Bahwa penurunan mungkin karena ppkm turun level. Tapi prihatin sedikit dimana kejahatan narkotika dimana ini kejahatan terselubung dengan nilai kasus seperti itu cukup banyak. Jadi tindakan pencegahan perlu dilakukan, dengan cara UU 35 th 2005 sudah bagus dimanan korban dan pecandu di rehabilitasi dan tidak kena biaya, betul betul assessment. Sekarang semua banyak masuk ke LP sehingga kedepannya harus diperhatikan seperti apa. Tiga hal bangsa kita perlu benahi salah satunya narkoba, selain itu terorisme dan korupsi. Selain itu pandemi covid-19 dimana melanda seluruh dunia, perlu kesadaran masyarakat" Ungkapnya. 


Kapolres Bangli menjelaskan  untuk kegiatan vaksinasi di wilayah Bangli pada tahap pertama 97,4 persen. Kedua sudah 88 persen untuk Bali sudah 99 persen. Kendala pada lansia pada saat pelaksanaan tergantung kesehatan juga. Kami punya tim di Bangli mendatangi lansia untuk di vaksinasi selain itu yang disabilitas kami datangi juga bersinergi dengan TNI, kepala dusun, dinas kesehatan untuk mencapai vaksinasi 100 persen. Program Gertak mengikuti seluruh instansi dilibatkan, untuk bagian pendaftaran operator dilibatkan pegawai negeri di seluruh instansi" jelasnya. 


Saat sesi ketigas pertanyaan dari presenter bali TV menanyakan masalah situasi saat ini takut lengah karena euforia apakah tidak akan ada pandemi susulan? Selanjutnya kapolres menyampaikan tanggapan bahwa situasi saat ini dilematis,untuk  mengantisipasi hal tersebut Kapolres Bangli mempunyai terobosan kreatif dalam. Pencegahan vovid-19 yaitu Binsar Anjali, pembinaan masyarakat peduli covid19. Intinya pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi pandemi ini. Pertama kesadaran diri dulu, tanggungjawab diri sendiri dan keluarga kita sendiri kita sosialisasikan kepada masyarakat itu penting" Jelasnya. 


Lebih lanjut Kapolres menjelaskan masalah bencana alam bahwa Bangli memang daerah rawan bencana alam. 2 minggu terakhir ada gempa bumi dan kebakaran hutan di Batur 20 hektar hutan ludes terbakar. Kami berikan pelatihan kebencanaan, mitigasi masyarakat sudah disadari, kejadian karena tanah longsor akibat gempa bumi ada 2 orang korban, karena sudah amengetahui titik kumpul sehingga meminimalisir korban jiwa. Untuk kebakaran hutan rutin terjadi karena seperti di kintamani intensitas hujan jarang sekali rawan kebakaran daerah nya, kami pemberdayaan masyarakat latihan antisipasi penyebaran api, mereka mengetahui secara teknis agar api tidak menyebar luas. Ada masyarakat peduli api yang sudah kami edukasi dari dinas kehutanan sehingga kami mudah mobilitas, karena pola mitigasi evakuasi sudah dikuasai mereka. Sekarang masih ada posko di wilayah Kedisan untuk pemulihan pasca bencana. Beberapa titik lokasi masih terjadi longsor susulan sehingga akses tertutup kami siapkan akses jalan lewat danau, siapkan kapal" Jelasnya. 


Prof. DR. I.K.Setiabuhi., SH. , MS. Menyamapiakan bahwa apa yang dilaksanakan kepolisian kususnya polres bangli sudah  luar biasa, ada 3 hal dari pengamanan, melalui terobosannya, melindungi tugas yang mulia saya kira ini juga tugas berat harus perhatikan. Siapapun pejabatnya pelayanan publik tetap harus dikedepankan"ungkapnya.

"situasi sekarang memang seperti itu sehingga terobosan itu saya kira sudah melebihi tugas, mudah mudahan tim ini masih ada pelayanan seperti ini untuk masyarakat yang memerlukan. Jangan lupa mensosialisasikan hal ini agar apresiasi masyarakat bagus" Tambahnya pak prof. 


Akhir acara Kapolres Bangli menyampaikan tentang penanganan COVID-19 di kabupaten Bangli dilaksanakan dengan pemberdayaan masyarakat untuk isolasi terpusat berbasis desa untuk mengawasi penderita atau terkonfirmasi positif covid19, sehingga mereka diberdayakan agar tidak semua didorong ke pusat di balai Diklat RSJ, agar tidak tambah sakit nanti malahan, itu pemberdayaan yang kita lakukan. Ada tim roras kami siapkan Tim pemakaman kami latih tim dari BPBD, kita back up dari tim roras untuk menangani jenasah korban covid19, sehingga tidak ada alasan mereka keluar dari desa nya, karena semua sudah diawasi oleh desanya. Dari logistik dan kesehatan nya. Ini isolasi berbasis desa yang kami terapkan sebagai solusi yang ketakutan di giring ke RSJ"jelasnya.


"himbauan kamtibmas untuk masyarakat utamanya masyarakat wilayah Bangli pertama terkait covid19 yang belum berakhir kita harus tetap waspada begitu juga tentang kebencanaan dimana Bangli sebagai zona merah" Imbuhnya. (Cahaya)