Kehadiran secara langsung Bapak mentri Komenkomarves Bapak Luhut Binsar penjahitan, Pelindo
dan jajaran pemda Bali memberikan warna dan motivasi buat kami untuk melakukan tugas dengan
baik, kami juga terbuka sekali berkalaborasi dengan komunitas local dalam penanganan masalah
sampah di Bali khsusnya di Laut bali untuk menjaga kesucian Laut kita.
Membawa kapal Mobula 8 ke Indonesia telah menjadi petualangan besar bagi kami selama hampir
satu tahun dalam proses pengirimannya. Namun, hari ini kapal Mobula 8 sudah tiba di Bali dan kami
siap untuk melakukan tugas kami dalam memerangi polusi plastik laut.Polusi plastik di perairan
sekitar Bali telah menjadi masalah lingkungan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pantaipantai yang indah dan air yang jernih di Bali menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya, namun
peningkatan pariwisata juga membawa meningkatnya sampah plastik. Banyak penduduk lokal dan
pengunjung tidak menyadari konsekuensi dari tindakan mereka, sehingga menyebabkan
pembuangan sampah dan limbah plastik yang tidak tepat. Akibatnya, sampah plastik telah
ditemukan di pantai dan di laut, merusak kehidupan laut dan menghancurkan keindahan alami
perairan Bali. Studi telah menunjukkan bahwa polusi plastik di perairan Bali memiliki dampak yang
merugikan bagi ekosistem laut, termasuk kematian hewan laut seperti penyu, lumba-lumba, dan
paus karena menelan atau terjebak dalam limbah plastik. Selain itu, limbah plastik juga dapat
mengganggu rantai makanan, karena hewan laut yang lebih kecil salah mengira sampah plastik
sebagai makanan, dan pada akhirnya sampah plastik tersebut berakhir di dalam rantai makanan
manusia. Untuk mengatasi masalah ini, banyak organisasi, individu, dan pemerintah telah
mengambil inisiatif untuk mengurangi sampah plastik, seperti melarang penggunaan kantong plastik,
mengadakan pembersihan pantai, dan mendorong penggunaan barang-barang yang dapat
digunakan ulang. Namun, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk mengatasi masalah ini dan
menjaga keindahan perairan Bali untuk generasi mendatang. SeaCleaners adalah sebuah asosiasi yang dibuat oleh pelaut Prancis-Swiss, Yvan Bourgnon, pada tahun 2016. Ia memiliki empat misi:
mengumpulkan sampah plastik di darat dan laut, melakukan penelitian ilmiah, mendidik dan
meningkatkan kesadaran, dan mempromosikan ekonomi sirkular.
Mebula 8 mempunyai team yang bagus diantaranya: Ketut, Petugas Lapangan kami di Bali,
Stéphanie, Petugas Pendidikan kami, Alice, seorang insinyur lingkungan yang bekerja pada ekonomi
sirkular, dan Gwen, Direktur Ilmiah kami. Dalam kerangka Rencana Nasional Anda untuk Memerangi
Sampah Laut, dan Nota Kesepahaman yang kami tandatangani dengan Kementerian Menkomarves
tahun lalu dipastikan bahwa kapal kami Mobula 8, akan melaksanakan misinya dengan sebaikbaiknya untuk membersihkan, memulihkan, meningkatkan, dan melindungi lingkungan laut Bali
dengan bantuan mitra lokal kami: Bali marine service, Rotary, Rapel, Udayana dan lainnya.
(Cahaya)


