Header Ads Widget

KPK

6/recent/ticker-posts

Ketahanan Pangan, Kapolsek Blahbatuh Kolaborasi Dengan PPL Dan Petani, Panen Jagung Di Subak Tengieng Bona

 



BLAHBATUH – GIANYAR

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Blahbatuh melaksanakan kegiatan panen jagung Kuartal I Tahun 2026 yang berlangsung di Subak Tengieng, Banjar Prajamukti, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Jumat (16/1/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap sektor pertanian sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Blahbatuh.


Panen jagung dilaksanakan pada lahan seluas 21 are milik I Wayan Badri dengan hasil panen mencapai 3,95 ton jagung manis. Kegiatan tersebut melibatkan sinergi antara Polsek Blahbatuh, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, serta Kelompok Tani Subak Tengieng. Selain prosesi panen, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan paket sembako serta penyerahan hasil panen kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.


Seijin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C Kesuma, S.I.K., M.H., Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H. menerangkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil panen semata, namun juga sebagai sarana membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan para petani. “Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat, memberikan motivasi, serta mendorong para petani agar terus semangat mengelola lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan melalui swasembada jagung,” jelasnya.


Sementara itu, pemilik lahan I Wayan Badri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Blahbatuh atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada para petani. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran kepolisian bersama PPL Dinas Pertanian memberikan semangat dan motivasi bagi petani dalam meningkatkan produktivitas jagung. Polsek Blahbatuh pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.










(Cahaya)