Header Ads Widget

KPK

6/recent/ticker-posts

Polres Bangli Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Agung 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Humanis

 



Bangli – Dalam rangka meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Bangli melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Agung 2026, bertempat di Lapangan Apel Polres Bangli, Senin (2/2/2026) pukul 08.00 WITA hingga 08.20 WITA.

Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh KOMPOL I Gede Sudyatmaja, S.H., M.H., dan diikuti oleh personel Polres Bangli beserta instansi terkait sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana, serta penyamaan pola tindak dalam pelaksanaan operasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan mewakili Dandim 1626 Bangli, Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Kabupaten Bangli Ida Bagus Gede Witatmaja, para Pejabat Utama Polres Bangli, para Kapolsek jajaran, serta peserta apel dengan jumlah keseluruhan sekitar 150 personel.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas kolaborasi dan sinergitas yang telah terbangun dalam menjaga situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Bali, khususnya Kabupaten Bangli.

Disampaikan pula bahwa Bali merupakan etalase pariwisata nasional sekaligus wajah Indonesia di mata dunia, sehingga lalu lintas tidak hanya berperan sebagai sarana mobilitas, namun juga sebagai urat nadi perekonomian dan penunjang pariwisata yang berkualitas. Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan wisatawan, permasalahan lalu lintas seperti kemacetan, pelanggaran, hingga kecelakaan menjadi tantangan bersama.

Di satu sisi, kepadatan lalu lintas menandakan roda perekonomian berjalan dengan baik, namun di sisi lain dapat menimbulkan kerugian baik secara materiel maupun psikologis bagi masyarakat dan wisatawan. Berdasarkan data Ditlantas Polda Bali, jumlah pelanggaran lalu lintas pada periode 2024–2025 mengalami peningkatan sebesar 54%. Meski demikian, penanganan pelanggaran tidak semata-mata melalui penindakan, melainkan mengedepankan teguran dan edukasi secara humanis.

Operasi Keselamatan Agung 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dengan mengedepankan langkah pre-emtif dan preventif yang humanis, serta didukung penegakan hukum secara profesional melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Operasi ini juga bertujuan untuk menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang kondusif sebagai langkah awal menjelang Operasi Ketupat 2026, dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2026 mendatang.

Selama pelaksanaan apel gelar pasukan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.










(Cahaya)