Header Ads Widget

KPK

6/recent/ticker-posts

Respon Cepat, Polres Bangli Tangani Kejadian Tersambar Petir Di Danau Batur, Satu Orang Meninggal Dunia

 



Polda Bali, Polres Bangli

Kepolisian Resor Bangli menangani peristiwa orang meninggal dunia akibat tersambar petir yang terjadi di wilayah Br. Tirta Husada, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.


Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama beberapa rekannya tengah melakukan aktivitas mancing di kawasan Danau Batur. 


Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia di tempat, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis.


Identitas korban meninggal dunia yakni

I Wayan Rencana Yasa, laki-laki, 37 tahun, warga Banjar Klod, Desa Nyanggelan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung;


Sedangkan dua korban luka lainnya yakni Wayan Wirawan, 34 tahun, warga Banjar Klod, Desa Nyanggelan, Klungkung dan Ketut Bagiada, 37 tahun, warga Banjar Klod, Desa Nyanggelan, Klungkung 


Berdasarkan keterangan saksi Kadek Dwi Setiawan pada pukul 09.00 wita ketiga korban berangkat dari Klungkung menuju kawasan Danu Batur Kintamani untuk memancing, namun naas sekitar pukul 14.30 Wita saat ketiga korban sedang memancing, ketiganya tersambar petir yang mengakibatkan Korban I Wayan Rencana Yasa meninggal di tempat serta dua korban lainnya luka-luka dan di larikan ke RSUD Bangli.


Polres Bangli yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, olah TKP, serta pengumpulan bahan keterangan terhadap saksi dan warga sekitar. 


Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis Kepolisian, pada tubuh korban meninggal dunia ditemukan sejumlah luka bakar akibat sambaran petir dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga disimpulkan korban meninggal dunia akibat faktor alam.


Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan otopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.


Pihak Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan.








(Cahaya)