Denpasar – Dalam rangka upaya pencegahan paham radikal terorisme dan radikal kekerasan pada anak, Polsek Denpasar Selatan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, Jumat (13/2/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung pukul 20.30 Wita tersebut digelar di Musholla Fastabiqul Khoirot, Jalan Danau Buyan Gang Cempaka No. 4, Lingkungan Gulingan, Kelurahan Sanur. Sosialisasi ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Sanur, Aiptu I Nyoman Suwasama, dengan menghadirkan narasumber dari Unit Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88 AT) Mabes Polri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Musholla Bapak Winarno, personel Unit Densus 88 AT, para pengurus dan jemaah musholla dengan jumlah sekitar 40 orang.
Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Ketua Musholla, kemudian pemberian materi oleh Aiptu Darto, S.H. dari Unit Densus 88 AT Mabes Polri, dan ditutup dengan doa.
Dalam penyampaian materinya, narasumber menekankan pentingnya pencegahan radikal terorisme dengan membentengi diri melalui pemahaman agama yang baik dan benar, berpikir terbuka, serta mewaspadai berbagai bentuk hasutan maupun ajakan yang mengarah pada tindakan intoleransi dan kekerasan.
Selain itu, disampaikan pula materi tentang pencegahan radikal kekerasan pada anak. Para orang tua diimbau untuk meningkatkan pendampingan terhadap anak, khususnya dalam penggunaan telepon genggam dan permainan daring (game online), membatasi waktu penggunaan, serta melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak baik di lingkungan sekolah maupun di tempat tinggal.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat ketahanan masyarakat dari pengaruh paham radikal.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preemtif dan preventif. Pencegahan radikalisme dan kekerasan, khususnya yang menyasar anak-anak, harus dimulai dari lingkungan keluarga dan tempat ibadah dengan membangun pemahaman yang benar serta pengawasan yang berkelanjutan,” tegas Kapolsek Denpasar Selatan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
(Cahaya)


