Header Ads Widget

KPK

6/recent/ticker-posts

Babinsa Keliki Perkuat Sinergi Pencegahan Stunting, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualita

 


Gianyar – Tegallalang, Selasa (9/6/2026) Dalam rangka memperkuat sinergi seluruh elemen desa dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, Pemerintah Desa Keliki menggelar kegiatan Rembug Stunting Tahun 2026 di Aula Kantor Pe


rbekel Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Kegiatan tersebut dihadiri Babinsa Desa Keliki Koramil 1616-06/Tegallalang Sertu Dewa Made Sudiarta bersama Bhabinkamtibmas Desa Keliki Aiptu I Wayan Merta sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan kesehatan masyarakat di wilayah binaan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Keliki I Ketut Wita, S.Ag., Ketua BPD Desa Keliki I Wayan Wardana, Koordinator Kader KPM selaku narasumber Ibu Ari, Pendamping Desa Suprayogi, Bidan Desa, Kader Posyandu, Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Kader Bina Keluarga Balita (BKB), Guru PAUD, Guru TK, serta unsur terkait lainnya.


Kegiatan Rembug Stunting ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para kader dan pemangku kepentingan mengenai upaya pencegahan dan penanganan stunting, menyusun usulan program prioritas yang akan dimasukkan dalam perencanaan pembangunan desa, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Desa Keliki.


Dalam sambutannya, Perbekel Desa Keliki I Ketut Wita, S.Ag. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader serta pihak terkait yang selama ini aktif mendukung program kesehatan masyarakat. Ia berharap melalui kegiatan rembug stunting ini, para kader dapat memperoleh tambahan wawasan dan pengetahuan yang nantinya dapat diterapkan secara optimal di lapangan.


Sementara itu, Babinsa Desa Keliki Sertu Dewa Made Sudiarta menegaskan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, kader kesehatan, hingga pemerintah desa.


Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mendukung program percepatan penurunan stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.










(Cahaya)